Jumat, 15 Mei 2026 Lombok diam-diam telah menjadi salah satu destinasi investasi terpanas di Indonesia. Dari vila tepi pantai di Kuta hingga proyek perhotelan di dekat Senggigi, semakin banyak investor asing yang melihat pulau ini sebagai "Bali berikutnya." Tetapi sebelum menandatangani kesepakatan tanah atau mengirimkan uang muka, ada satu hal yang perlu dipahami setiap investor: Di Lombok, uji tuntas hukum bukanlah pilihan. Itu adalah kunci keberhasilan. Pemandangan laut yang indah tidak berarti apa-apa jika dokumen di balik tanah tersebut berantakan. Berdasarkan hukum Indonesia, orang asing tidak dapat secara langsung memiliki tanah hak milik. Sebaliknya, investor biasanya memasuki pasar melalui struktur seperti perjanjian sewa guna usaha,Baca Lebih Lanjut →

Jumat, 15 Mei 2026 Ketika orang berbicara tentang "Bali berikutnya," satu nama terus muncul belakangan ini: Kuta. Tetapi tidak seperti Bali, yang sudah penuh dengan kemacetan, klub pantai, dan harga properti yang sangat tinggi, Kuta Lombok masih terasa alami, terbuka, dan penuh peluang. Terutama dalam hal investasi lahan tepi pantai. Kuta Lombok bukan lagi sekadar surga rahasia para peselancar. Dalam beberapa tahun terakhir, daerah ini telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Vila mewah, resor butik, kafe tepi pantai, dan tempat peristirahatan ramah lingkungan bermunculan di sepanjang garis pantai selatan. Pemerintah Indonesia juga telah mendorong pembangunan infrastruktur besar-besaran melaluiBaca Lebih Lanjut →

Jumat, 15 Mei 2026 Bali telah menjadi bintang investasi properti di Indonesia. Semua orang menginginkan vila di sana. Semua orang menginginkan sepotong surga pulau itu. Tetapi di tengah kenaikan harga dan kemacetan lalu lintas yang tak berujung di Bali, investor cerdas mulai mencari tempat lain. Dan banyak dari mereka mendarat di Lombok. Sekarang, Lombok perlahan berubah menjadi salah satu pasar investasi properti paling menarik di Asia Tenggara, terutama bagi orang-orang yang mencari pengembalian tinggi tanpa perlu uang setingkat miliarder untuk memulai. Lombok berbeda dari Bali, Lombok menawarkan kombinasi langka yang disukai investor: harga masuk yang terjangkau dan pengembalian sewa tahunan yang kuat. Dibandingkan dengan BaliBaca Lebih Lanjut →

Jumat, 15 Mei 2026. Untuk waktu yang lama, Lombok hidup di bawah bayang-bayang Bali. Ketika wisatawan berbicara tentang Indonesia tropis, percakapan hampir selalu berakhir di Canggu, Seminyak, atau Ubud. Sementara itu, Lombok dengan tenang berada di sebelahnya dengan pantai-pantai yang sepi, tempat berselancar kelas dunia, dan perbukitan yang begitu hijau sehingga tampak seperti hasil editan Photoshop. Tetapi keadaan berubah dengan cepat. Sekarang, proyek resor raksasa, hotel mewah, dan pengembangan pariwisata bernilai miliaran dolar mulai membentuk Lombok menjadi salah satu destinasi investasi pariwisata terpanas di Asia Tenggara. Dan jujur saja, pulau ini tidak lagi terlihat "tenang". Lebih gila lagi, pengembangan ini akan menampilkan hotel bermerek "Destination by Hyatt" pertama di Asia Tenggara.Baca Lebih Lanjut →