Rabu, 06 Mei 2026 Lombok sedang menjadi sorotan. Dengan pantai-pantainya yang masih alami, pariwisata yang berkembang, dan perhatian global yang meningkat, tidak mengherankan jika investor asing berbondong-bondong masuk. Namun, masalahnya adalah, banyak dari mereka melakukan kesalahan yang sama berulang kali. Dan dalam bidang properti, satu langkah yang salah dapat merugikan Anda lebih dari sekadar uang. Mari kita uraikan lima kesalahan paling umum (dan cara menghindarinya) dengan cara yang sederhana. 1. Terpikat pada Harga, Bukan Lokasi Tanah murah di Lombok bisa sangat menggoda. Pemandangan laut, area yang tenang, harga rendah—kedengarannya sempurna, bukan? Tapi percayalah, ituBaca Lebih Lanjut →

Selasa, 05 Mei 2026 Selama bertahun-tahun, Lombok hidup di bawah bayang-bayang Bali. Lebih tenang, kurang berkembang, dan seringkali diabaikan. Tapi sekarang? Kisahnya berubah begitu cepat. Lombok memasuki fase baru di mana keramahan bukan lagi hanya tentang tempat menginap. Ini tentang bagaimana perasaan Anda, apa yang Anda alami, dan seberapa dalam Anda terhubung dengan tempat tersebut. Ini bukan hanya tren—ini adalah pergeseran. Dari Menginap ke Mengalami Hilang sudah masa-masa ketika pemandangan pantai dan tempat tidur yang nyaman sudah cukup. Pemain baru seperti Somewhere Lombok dan Innit Lombok mendefinisikan ulang arti keramahan. Ambil contoh Somewhere Lombok, yang terletak di atasBaca Lebih Lanjut →

Selasa, 05 Mei 2026 Berpikir untuk berinvestasi di properti tetapi tidak ingin repot membangun vila dari awal? Maka apartemen di Lombok mungkin adalah langkah paling cerdas Anda saat ini. Tapi mari kita jujur—ini bukan hanya tentang “beli murah, jual mahal.” Ada alasan kuat mengapa apartemen di Lombok menjadi pilihan investasi yang serius. 1. Pertumbuhan Pariwisata = Permintaan Sewa yang Konstan Semuanya dimulai dengan pariwisata. Lombok telah menarik semakin banyak pengunjung setiap tahunnya, dengan jutaan wisatawan datang untuk menikmati pantai, air terjun, dan pengalaman petualangan. Dan inilah kuncinya: wisatawan membutuhkan tempat menginap. Apartemen, terutama di daerah seperti Kuta Lombok—adalahBaca Lebih Lanjut →

Senin, 04 Mei 2026 Memulai bisnis di Lombok terdengar menarik, dan memang demikian. Pantai-pantai yang indah, pariwisata yang berkembang, dan persaingan yang relatif rendah menjadikannya tempat yang menarik bagi investor baru. Tetapi ada satu hal yang tidak disadari kebanyakan orang, berbisnis di Lombok bukan hanya tentang uang—tetapi juga tentang memahami orang. Ada "aturan tak tertulis" yang tidak akan Anda temukan dalam panduan resmi, tetapi jika Anda mengabaikannya, bisnis Anda bisa mengalami kesulitan. Mari kita uraikan bersama. 1. Komunitas Selalu Diutamakan Di Lombok, bisnis bukan semata-mata transaksional, tetapi digerakkan oleh komunitas. Budaya lokal sangat berakar pada kebersamaan. Keputusan sering dipengaruhi oleh harmoni sosial, bukan hanya logika atau keuntungan. ItuBaca Lebih Lanjut →