Jumat, 05 Juni 2026 Ketika orang berpikir tentang investasi properti di Lombok, vila dan pengembangan tepi pantai biasanya mendapatkan semua perhatian. Tetapi ada aset lain yang diam-diam menarik investor: lahan produktif. Bahkan, lahan produktif mungkin merupakan salah satu peluang investasi yang paling diremehkan di pulau ini. Lombok telah lama dikenal karena tanahnya yang subur, iklim yang menguntungkan, dan tradisi pertanian yang kuat. Di seluruh pulau, petani membudidayakan berbagai tanaman mulai dari padi dan jagung hingga kopi, kelapa, dan berbagai buah tropis. Fondasi pertanian ini menciptakan peluang yang melampaui spekulasi real estat tradisional. Salah satu alasan lahan produktif menarik investor adalah karena sifat gandanya.Baca Lebih Lanjut →

Selasa, 2 Juni 2026 Setiap kali konflik meletus di Timur Tengah, investor global langsung menjadi cemas. Harga minyak melonjak, pasar saham menjadi bergejolak, dan berita keuangan tiba-tiba terasa dramatis. Tetapi apa sebenarnya artinya bagi investor biasa? Haruskah orang panik dan menjual semuanya? Mungkin tidak. Sejarah menunjukkan bahwa konflik geopolitik sering menciptakan ketakutan pasar jangka pendek, tetapi tidak selalu bencana jangka panjang. Selama krisis global besar seperti Perang Teluk, serangan 11 September, atau konflik Rusia-Ukraina, pasar awalnya turun sebelum akhirnya pulih. Investor yang panik menjual biasanya menyesalinya kemudian. Salah satu dampak terbesar dari konflik Timur Tengah adalah harga minyak.Baca Lebih Lanjut →

Rabu, 27 Mei 2026 Qatari Diar telah lama dikenal sebagai salah satu pengembang properti utama dari Qatar. Dan sekarang, perusahaan ini sekali lagi terhubung dengan peluang besar di Lombok melalui potensi kesepakatan senilai sekitar 1.446.000 juta. Sekilas, banyak orang mungkin bertanya-tanya: mengapa perusahaan besar Timur Tengah tertarik pada Lombok? Jawabannya sebenarnya cukup sederhana. Lombok menjadi salah satu destinasi pariwisata dan investasi dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Dengan pantai-pantai yang indah, infrastruktur yang terus membaik, dan meningkatnya perhatian internasional, pulau ini mulai menarik investor dari seluruh dunia. Bagi perusahaan seperti Qatari Diar, Lombok adalah peluang besar.Baca Lebih Lanjut →

Selasa, 26 Mei 2026 Ketika orang berbicara tentang investasi properti di Indonesia, Bali biasanya menjadi nama pertama yang muncul. Namun belakangan ini, Lombok dan bahkan Sumba mulai masuk dalam perbincangan sebagai alternatif yang serius. Jadi pertanyaan besarnya adalah: pulau mana yang sebenarnya lebih baik untuk investasi properti? Jawabannya tergantung pada jenis investor Anda—apakah Anda menginginkan pengembalian yang stabil, pertumbuhan di masa depan, atau peluang berisiko tinggi dengan imbalan tinggi. Mari kita mulai dengan Bali, pasar properti yang paling matang dan mapan di Indonesia. Bali adalah "pilihan aman" bagi banyak investor karena pariwisata sudah kuat, infrastruktur sangat baik, dan permintaan sewa terbukti.Baca Lebih Lanjut →