Sabtu, 23 Mei 2026 Lombok Tengah mengalami tahun yang besar di tahun 2026. Investasi asing meningkat, proyek-proyek terkait pariwisata baru memasuki wilayah tersebut, dan investor internasional mulai melihat Lombok Tengah sebagai salah satu pusat pengembangan properti dan perhotelan yang sedang berkembang di Indonesia. Apa yang dulunya dianggap sebagai pasar pariwisata sekunder kini menjadi sorotan. Menurut laporan, investor asing dari negara-negara seperti Maroko dan Australia telah mulai berinvestasi di Lombok Tengah tahun ini. Fokus mereka terutama pada proyek akomodasi pariwisata, termasuk vila dan pengembangan bergaya resor yang mendukung pengunjung yang menginap dalam jangka panjang. Ini merupakan pertanda penting karenaBaca Lebih Lanjut →

Jumat, 22 Mei 2026 Lombok selalu dikenal dengan pantainya, tempat berselancar, dan suasana pulau yang santai. Namun kini, Lombok Tengah mulai menunjukkan sisi lain, bukan hanya sebagai surga pariwisata, tetapi juga sebagai tempat yang menarik investor internasional yang serius. Salah satu tanda terbaru datang dari seorang investor UEA yang berencana membangun pusat perbelanjaan di Praya, Lombok Tengah. Dan bagi banyak investor, ini bukan hanya tentang ritel—ini adalah sinyal bahwa Lombok berkembang menjadi tujuan investasi jangka panjang. Samir Ahmed Munshi, direktur Silver Height Real Estate dari Dubai, membahas rencana pembangunan tersebut.Baca Lebih Lanjut →

Jumat, 22 Mei 2026 Ketika orang berpikir tentang investasi, mereka seringkali hanya fokus pada angka, harga tanah, hasil sewa, atau pertumbuhan pariwisata. Tetapi investor cerdas tahu ada hal lain yang penting: lingkungan di sekitar investasi itu sendiri. Dan di situlah Lombok memiliki keunggulan unik. Lombok semakin dipandang sebagai tempat yang lebih sehat dan seimbang, tidak hanya untuk ditinggali, tetapi juga untuk berinvestasi. Tidak seperti banyak destinasi wisata yang terlalu ramai, Lombok menawarkan sesuatu yang mulai lebih dihargai oleh investor modern: ruang, lingkungan yang bersih, kepadatan penduduk yang lebih rendah, dan gaya hidup yang lebih tenang. Pulau ini masih memiliki nuansa alami, dengan pantai terbuka, perbukitan, udara segar, danBaca Lebih Lanjut →

Jumat, 22 Mei 2026 Jika Anda berpikir untuk berinvestasi properti di Lombok, ada satu aturan sederhana yang sering dibicarakan oleh banyak investor properti: aturan 2 persen. Kedengarannya sederhana, cepat, dan sangat berguna, terutama untuk pemula. Tapi apa sebenarnya aturan itu, dan apakah benar-benar efektif di tempat seperti Lombok? Jawaban singkatnya: bisa membantu, tetapi bukan keseluruhan cerita. Jadi, apa itu aturan 2 persen? Idenya sederhana. Sebuah properti sewa dianggap menarik jika pendapatan sewa bulanannya setidaknya sama dengan 2 persen dari total harga pembelian. Katakanlah Anda membeli...Baca Lebih Lanjut →