Senin, 04 Mei 2026 Memulai bisnis di Lombok terdengar menarik, dan memang demikian. Pantai-pantai yang indah, pariwisata yang berkembang, dan persaingan yang relatif rendah menjadikannya tempat yang menarik bagi investor baru. Tetapi ada satu hal yang tidak disadari kebanyakan orang, berbisnis di Lombok bukan hanya tentang uang—tetapi juga tentang memahami orang. Ada "aturan tak tertulis" yang tidak akan Anda temukan dalam panduan resmi, tetapi jika Anda mengabaikannya, bisnis Anda bisa mengalami kesulitan. Mari kita uraikan bersama. 1. Komunitas Selalu Diutamakan Di Lombok, bisnis bukan semata-mata transaksional, tetapi digerakkan oleh komunitas. Budaya lokal sangat berakar pada kebersamaan. Keputusan sering dipengaruhi oleh harmoni sosial, bukan hanya logika atau keuntungan. ItuBaca Lebih Lanjut →

Senin, 04 Mei 2026 Jika Anda berpikir Lombok hanya tentang pantai dan selancar, pikirkan lagi. Pada tahun 2025/2026, sesuatu yang lebih besar sedang terjadi: kancah makanan & minuman (F&B) Lombok sedang meledak dan investor memberikan perhatian serius. Dari kafe-kafe nyaman di Kuta Mandalika hingga santapan tepi pantai di Selong Belanak, Lombok diam-diam bertransformasi menjadi salah satu destinasi investasi kuliner paling menarik di Indonesia. Jadi, mengapa investor cerdas terjun sekarang? 1. Budaya Kafe Berkembang Pesat Gelombang digital nomad itu nyata—dan Lombok mendapat manfaat darinya. Pekerja jarak jauh mencari lebih dari sekadar WiFi—mereka menginginkan kafe yang estetik, kopi yang enak, dan suasana santai. Hal ini telah memicuBaca Lebih Lanjut →

Senin, 04 Mei 2026 Jika Anda berpikir untuk memulai bisnis di sektor pariwisata Indonesia, satu pertanyaan besar mungkin muncul, Bali atau Lombok? Kedua pulau itu indah. Keduanya menarik wisatawan. Tetapi ketika berbicara tentang bagaimana Anda menjalankan bisnis, dan di mana peluang sebenarnya saat ini, keduanya adalah permainan yang sangat berbeda. Mari kita uraikan dengan cara yang sederhana dan lugas. Bali: Pasar "Permainan Selesai" Bali seperti permainan yang sudah mencapai level 100. Bali memiliki segalanya seperti infrastruktur kelas dunia, ekosistem pariwisata yang mapan, branding dan pengakuan global. Dari kafe di Canggu hingga vila mewah di Uluwatu, Bali adalahBaca Lebih Lanjut →

Senin, 04 Mei 2026 Selama bertahun-tahun, Bali telah menjadi primadona pariwisata dan investasi properti di Indonesia. Semua orang, dari digital nomad hingga investor global menginginkan bagiannya. Tetapi pada tahun 2026, sesuatu yang menarik terjadi, sorotan perlahan beralih ke Lombok. Jadi, apa yang terjadi? Mengapa investor mulai menjauh dari Bali dan serius mempertimbangkan Lombok? Bali: Masih Kuat, Tetapi Sudah “Matang” Pertama, mari kita perjelas—Bali tidak “mengalami penurunan.” Bali masih merupakan salah satu pasar pariwisata terkuat di Asia Tenggara. Tetapi inilah masalahnya, Bali sekarang adalah pasar yang matang. Itu artinya: -Harga tanah sudah sangat tinggiBaca Lebih Lanjut →