Jumat, 1 Mei 2026 Lombok seringkali terasa seperti "permata tersembunyi" yang perlahan-lahan mulai menarik perhatian. Pantai-pantai yang indah, pariwisata yang berkembang, dan minat investor yang meningkat—semuanya terdengar seperti peluang yang sempurna. Tetapi inilah kenyataannya: di balik setiap destinasi yang menjanjikan, ada lapisan-lapisan yang perlu Anda pahami sebelum menanamkan uang Anda. Bayangkan seperti berselancar di Lombok. Ombaknya terlihat menakjubkan dari pantai, tetapi jika Anda tidak membaca arus, Anda akan cepat terjatuh. Jadi, apa yang sebenarnya harus dipahami investor terlebih dahulu? 1. Tidak Semua Tanah "Aman" untuk Dibeli Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan investor di Lombok adalah berasumsi bahwa setiap bidang tanah aman untuk dibeli.Baca Lebih Lanjut →

Jumat, 1 Mei 2026 Membeli tanah di Lombok terdengar seperti mimpi, pemandangan laut, pariwisata yang berkembang, dan harga yang masih terasa "tahap awal." Tetapi begini: berinvestasi di sini bukan hanya tentang memilih lahan yang indah. Ini tentang memahami sistem di baliknya. Bayangkan seperti memasuki liga baru. Lapangannya terlihat sama, tetapi aturannya? Sama sekali berbeda. Jadi sebelum Anda mengambil langkah, berikut adalah kiat-kiat penting yang harus diketahui setiap investor asing. 1. Pahami Realitas Hukum Terlebih Dahulu Mari kita mulai dengan yang paling penting: orang asing tidak dapat memiliki tanah hak milik penuh (freehold) di Indonesia. Sebagai gantinya, Anda memiliki alternatif legal seperti hak sewa (leasehold) dan kepemilikan asing.Baca Lebih Lanjut →

Jumat, 1 Mei 2026 Jika Lombok Selatan diibaratkan pertandingan sepak bola, ini masih menit-menit awal, tetapi para penonton sudah bisa merasakan sesuatu yang besar akan terjadi. Terutama di sekitar area seperti Pantai Gerupuk, kombinasi keindahan alam yang masih alami dan meningkatnya minat wisatawan menciptakan peluang emas untuk bisnis. Jadi, bisnis apa saja yang benar-benar masuk akal di sini? Mari kita uraikan. 1. Kamp Selancar & Sekolah Selancar Gerupuk pada dasarnya adalah surga bagi para peselancar. Banyaknya titik selancar, ombak yang konsisten, dan arus pengunjung internasional yang stabil menjadikannya tempat yang sempurna untuk bisnis yang berhubungan dengan selancar. Memulai kamp selancar atau sekolah selancar bukan hanya tren—tetapi juga praktis. Anda dapatBaca Lebih Lanjut →

Jumat, 1 Mei 2026 Jika Bali terasa seperti konser yang sudah penuh, maka Lombok adalah panggung tersembunyi tempat uji coba suara baru saja dimulai. Lampu menyala, bakat sudah ada, tetapi belum semua orang tiba. Dan bagi para pengusaha, di situlah letak keajaibannya. Sektor pariwisata Lombok sering digambarkan sebagai "belum dimanfaatkan," dan bukan tanpa alasan. Meskipun pulau ini telah menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir, banyak destinasinya masih belum berkembang, diam-diam menunggu ide dan investasi yang tepat untuk menghidupkannya. Ambil contoh Pantai Gerupuk. Sering disebut sebagai "permata selancar yang belum dimanfaatkan," desa pesisir ini menawarkan berbagai lokasi kelas dunia.Baca Lebih Lanjut →